Mata uang digital utama bitcoin sempat bergerak naik menyentuh level tertinggi $12.000 pada hari Minggu (02/08) tapi kemudian kembali melemah pada perdagangan awal pekan ini Senin (03/08).Pukul 15.43 WIB, bitcoin melemah 1,04% di $11.202,7 menurut data Investing.com dan sempat naik ke level tertinggi 12,061.1 pada hari Minggu (02/08).Mengutip laporan yang dilansir Business Times Senin (03/08) petang, pelemahan harga koin ini terjadi saat mengalami aksi likuidasi jual senilai $144 juta, yang umumnya dikenal sebagai penutupan paksa, dari posisi beli di BitMEX - tingkat tertinggi sejak 10 Mei, menurut sumber data Skew. Bursa yang bermarkas di Seychelles mencatat penutupan paksa posisi jual sekitar $7,5 juta.Melewati kisaran level $11.500 - $11.800 merupakan prestasi yang paling menonjol minggu lalu dan sejumlah ahli strategi pasar mengatakan bahwa di atas wilayah $12.000 bakal ada sejumlah level resistensi yang menghadang. Jika berhasil ditembus kuat, trader memperkirakan akan ada transisi cepat ke level $14.000 - $15.000.Berdasarkan analisis dari Rob Sluymer, ahli strategi teknikal di Fundstrat Global Advisors LLC, melewati level resisten di $10.000- $10.500, yang sejalan dengan garis tren turun dari puncak akhir tahun 2017 dan level tertinggi kuartal pertama tahun 2020, dapat memvalidasi tren kenaikan teknikal baru Bitcoin.