Dolar Amerika Serikat masih bergerak menguat terhadap sejumlah mata uang pada Selasa (13/10) petang didorong oleh aksi beli para pelaku pasar.Indeks dolar AS lanjut naik 0,08% di 93,183 menurut data Investing.com pukul 13.50 WIB. EUR/USD naik 0,15% di 1,1796 dan GBP/USD turun 0,10% di 1,3051. USD/JPY 0,04% ke 105,35.Adapun rupiah kian melemah sebesar 0,38% di 14.736,0 per dolar AS sampai pukul 12.32 WIB.Menurut laporan yang dilansir Reuters Selasa (13/04) petang, pergerakan mata uang tersebut terjadi di tengah sentimen ekspektasi bahwa mantan Wakil Presiden AS Joe Biden akan mengalahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pemilihan umum presiden AS pada tanggal 3 November 2020 mendatang dan ia akan mendorong dana stimulus yang besar untuk menopang ekonomi yang dilanda pandemi.Sementara itu Cina merilis data perdagangan yang membaik dan bank sentral Cina (PBOC) pada akhir pekan mengumumkan penghapusan persyaratan cadangan untuk beberapa kontrak forward valuta asing, memperkuat spekulasi Beijing ingin membatasi kenaikan mata uang yuan.Sedangkan pelemahan poundsterling terjadi meski ada harapan tercapainya kesepakatan Brexit mengurangi kekhawatiran tekanan pada perekonomian akibat dampak dari pembatasan virus yang diumumkan oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.