Dolar Amerika Serikat turun tipis pada Senin (24/08) petang karena trader fokus ke sejumlah laporan data untuk menilai kesehatan ekonomi global dan pernyataan dari Federal Reserve mengenai prospek kebijakan moneter AS pada pertemuan tahunan lembaga ini di Jackson Hole.Indeks dolar AS sedikit melemah 0,09% ke 93,153 menurut data Investing.com pukul 13.53 WIB. EUR/USD naik 0,06% di 1,1802 dan GBP/USD menguat 0,14% ke 1,3106. Adapun rupiah naik 0,05% di 14.763,0 per dolar AS.Sebagaimana dilaporkan Reuters Senin (24/08) petang, pergerakan mata uang ini terjadi setelah laporan data positif dari aktivitas bisnis dan penjualan rumah, tetapi masih ada kekhawatiran bahwa pelonggaran moneter lanjutan mungkin diperlukan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi tetap pada jalurnya.Dolar AS menunjukkan reaksi kecil terhadap persetujuan lembaga kesehatan AS mengenai alternatif pengobatan covid-19 yang menggunakan plasma darah dari pasien yang pulih dari virus.Pasar juga tetap menyoroti hubungan diplomatik Cina-AS yang tampaknya tidak menunjukkan tanda-tanda bakal mereda.Pelonggaran kuantitatif yang telah diterapkan The Fed sejauh ini telah membanjiri pasar keuangan dengan likuiditas berlebih dan ini memberi tekanan bagi dolar AS.Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan membahas kebijakan moneter pada hari Kamis pada hari pembukaan simposium tahunan Fed Kota Kansas.Investor juga akan mengawasi data ekonomi global, termasuk perkiraan PDB AS untuk kuartal kedua serta klaim pengangguran mingguan serta beberapa indikator ekonomi Asia pekan ini.