Harga emas bergerak naik pada Selasa (15/09) pagi dipicu melemahnya dolar Amerika Serikat menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS yang bisa memberikan lebih banyak petunjuk tentang langkah-langkah stimulus lanjutan dan target tingkat inflasi.Harga emas berjangka naik 0,61% ke $1.975,70 menurut data Investing.com pukul 10.38 WIB dan XAU/USD menguat 0,46% di $1.965,73. Indeks dolar AS melemah 0,14% di 92,927.Begitu pula dengan indeks S&P 500 berjangka naik 0,17% di 3.377,88 per pukul 10.41 WIB didorong perkembangan positif seputar potensi vaksin covid-19 dan peningkatan aktivitas transaksi.Lebih dari 29,11 juta orang dilaporkan positif covid-19 di seluruh dunia dan 924.141 orang telah meninggal dunia menurut catatan laporan.Pelaku pasar sekarang akan fokus ke pertemuan kebijakan dua hari Fed AS. Pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama kalinya sejak Ketua Jerome Powell mengumumkan perubahan kebijakan ke arah toleransi tingkat inflasi yang lebih besar dan berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah lebih lama.Sementara itu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan bersaksi di hadapan Komite Perbankan Senat AS soal dana bantuan virus, kata komite dalam pernyataan pada hari Senin.Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengecam Uni Eropa Senin saat ia memenangkan persetujuan awal atas rencana untuk melanggar kesepakatan Brexit.Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) kembali naik Rp6.000 dari Rp1.031.000 Senin kemarin menjadi Rp1.037.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia hingga pukul 08.17 WIB.