Harga minyak kembali naik pada Rabu (02/09) pagi setelah berkurangnya pasokan di Amerika Serikat dan data pabrik AS yang solid menambah optimisme pemulihan ekonomi pasca pandemi. Hal ini pula yang meningkatkan minat atas aset berisiko di kalangan investor.Harga minyak WTI naik 0,77% ke $43,09 per barel pukul 10.39 WIB dan harga minyak Brent meningkat 0,72% di $45,91 per barel menurut data Investing.com.Menurut laporan Reuters Rabu (02/09) pagi, pasokan minyak mentah AS turun sebanyak 6,4 juta barel hingga pekan terakhir 28 Agustus menjadi sekitar 501,2 juta barel, laporan American Petroleum Institute (API) menyatakan, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan analis hanya sebanyak 1,9 juta barel.Pasokan bensin juga turun sebanyak 5,8 juta barel, lebih besar dari perkiraan analis sebanyak 3,0 juta barel.Aktivitas manufaktur AS melaju ke tingkat tertinggi lebih dari 1,5 tahun pada bulan Agustus di tengah lonjakan pesanan baru, sehingga memberikan dorongan bagi Wall Street dan pasar minyak.Produksi minyak lepas pantai di Teluk Meksiko AS pada Selasa turun 525.099 barel per hari, atau 28,4% dari produksi harian kawasan itu, Departemen Dalam Negeri AS melaporkan. Hal ini terjadi karena perusahaan energi memulai kembali aktivitasnya pasca Badai Laura.Namun, 71 dari 643 pengeboran di Teluk Meksiko AS tetap dievakuasi, turun dari 117 rig produksi pada hari Senin, kata regulator AS.