Harga minyak kian turun pada Kamis (10/09) petang seiring prospek permintaan tetap menurun akibat peningkatan jumlah kasus covid-19 di banyak negara setelah terjadi kenaikan pasokan minggu lalu di Amerika Serikat.Harga minyak WTI kian turun 1,34% ke $37,54 per barel menurut data Investing.com pukul 16.24 WIB dan harga minyak Brent melemah 1,03% ke $40,37 per barel.Dilansir dari Reuters Kamis (10/09) petang, pasar minyak menghadapi tekanan dari proyeksi permintaan yang lemah dan juga meningkatnya pasokan, analis ANZ mengatakan dalam catatan. Badan Informasi Energi (EIA) pemerintah AS akan merilis data pasokan mingguan resmi pada Kamis setempat, sehari lebih lambat dari biasanya setelah libur Hari Buruh AS minggu ini.Pasokan minyak mentah di Amerika Serikat meningkat sebanyak 3 juta barel hingga pekan terakhir 4 September, data dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan pada Rabu setempat. Angka itu berbanding terbalik dengan perkiraan analis untuk penurunan pasokan sebanyak 1,4 juta barel di tengah melonjaknya jumlah kasus covid-19 di beberapa negara bagian AS.EIA telah memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia tahun 2020 sebanyak 210.000 barel per hari menjadi 8,32 juta barel per hari.Peningkatan pasokan tersebut terjadi menjelang pertemuan panel pemantauan pasar Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara sekutu lainnya termasuk Rusia, bersama-sama dikenal sebagai OPEC+ pada 17 September mendatang. Koalisi negara-negara produsen minyak tersebut pada bulan Agustus memangkas pembatasan pasokan dari awal tahun ini dengan harapan permintaan akan mulai meningkat.