Harga minyak menguat pada Selasa (15/09) petang meski ada kekhawatiran lambatnya pemulihan permintaan bahan bakar global akibat dampak pandemi covid-19. Sentimen itu ditambah pula peringatan prospek suram dari para produsen minyak utama.Harga minyak WTI naik 0,86% ke $37,58 per barel menurut data Investing.com pukul 16.11 WIB dan harga minyak Brent menguat 0,83% di $39,94 per barel.Mengutip Reuters Selasa (15/09) petang, pergerakan harga komoditas ini muncul menjelang pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara mitra lainnya, yang dikenal sebagai OPEC+, pada pekan ini untuk membahas kepatuhan program pemotongan produksi guna menopang harga.Produsen dan trader industri minyak utama memperkirakan masa depan suram untuk permintaan bahan bakar di seluruh dunia akibat dampak pandemi covid-19 yang tengah berlangsung terhadap ekonomi global. OPEC menurunkan perkiraan permintaan minyaknya dan  BP  (LON:BP) mengutip permintaan kemungkinan telah mencapai puncaknya pada tahun 2019.Permintaan minyak dunia akan turun sebanyak 9,46 juta barel per hari (bph) tahun ini, kata OPEC dalam laporan bulanannya, lebih besar dari penurunan sebanyak 9,06 juta barel per hari yang diperkirakan sebulan lalu.Komite pemantauan menteri bersama (JMMC) OPEC+ akan melakukan pertemuan pada hari Kamis untuk membahas kepatuhan pemotongan produksi, meskipun analis tidak mengharapkan pengurangan lanjutan akan dilakukan meskipun harga Brent turun di bawah $40 per barel dalam beberapa hari terakhir.Kekhawatiran atas gangguan pasokan akibat badai di Amerika Serikat juga memberikan dorongan bagi harga minyak.