Rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Selasa (15/09) petang. Penguatan rupiah sejalan dengan tren kenaikan poundsterling meski dihantui oleh ketidakpastian politik seputar Brexit.Rupiah ditutup naik 0,10% ke 14.845,0 per dolar AS sampai pukul 14.59 WIB menurut data Investing.com. Transaksi rupiah hari ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.810-Rp 14.870 per dolar AS mengutip laporan Berita Satu Selasa (15/09).Nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,03 persen ke Rp 17.629,91, rupiah terhadap pound sterling melemah 0,23 persen ke Rp 19.131,22, rupiah terhadap yen menguat 0,19 persen ke Rp 140,27, rupiah terhadap dolar Australia melemah 0,17 persen ke Rp 10.847,35, rupiah terhadap dolar Singapura melemah 0,08 persen ke Rp 10.897,67 mengutip data Reuters.Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), hari ini berada di posisi Rp 14.870 per dolar AS atau menguat 104 poin dari posisi Rp 14.974 per dolar AS dengan kisaran perdagangan kurs jual Rp 14.944,35 dan kurs beli Rp 14.795,65 per dolar AS.Sementara itu dilansir dari Poundsterlinglive.com, poundsterling beranjak menguat terhadap dolar AS pada Selasa (15/09) petang kendati sentimen ketidakpastian politik masih menyelimuti pasar keuangan setempat.GBP/USD menguat 0,37% ke 1,2891 menurut data Investing.com pukul 16.32 WIB.Ketidakpastian politik akan tetap tinggi - kondisi ini biasanya menyebabkan pelemahan poundsterling - setelah Parlemen Inggris mengesahkan RUU Pasar Internal tahap pertama dengan suara kemenangan 340 berbanding 263 ada di pihak Pemerintah Inggris.Namun ada spekulasi yang mencuat bahwa pandangan berbeda yang cukup besar di antara anggota Partai Konservatif sedang berkembang.