Para anggota parlemen di Spanyol tengah merancang aturan yang akan mewajibkan individu yang memiliki mata uang digital untuk menyatakan asetnya dan keuntungan yang diperoleh dari perdagangan mata uang kripto, menurut laporan.Juru bicara pemerintah Maria Jesus Montero yang dikutip Coingeek dari Reuters Kamis (15/10) menyatakan RUU sedang disiapkan yang akan mewajibkan para pembayar pajak di Spanyol untuk mengirimkan informasi kepada para pihak berwenang mengenai transaksinya dalam mata uang digital.Usulan RUU telah dirancang untuk mengidentifikasi penggelapan dan penipuan pajak, dan bertujuan untuk membantu otoritas mendapatkan kendali atas transaksi mata uang digital dan perdagangan di bursa aset digital. Meski rinciannya masih belum diketahui banyak, proposal akan membutuhkan pengungkapan kepemilikan dan keuntungan apa pun yang diperoleh dari aktivitas perdagangan kripto, kata Montero.Proposal tersebut merupakan langkah terbaru Kementerian Keuangan Spanyol untuk mendapatkan lebih banyak kendali atas perdagangan mata uang digital.Aturan akan dikenai untuk semua warga negara Spanyol, termasuk yang tinggal di luar negeri, menciptakan kewajiban membuat laporan baru bagi yang terlibat dalam transaksi mata uang digital.Langkah ini dilakukan bersamaan dengan meningkatnya regulasi untuk sektor mata uang digital, serta dorongan dari otoritas pajak di seluruh dunia menuju pengungkapan dan transparansi yang baik dalam transaksi mata uang digital.Berdasarkan undang-undang perpajakan Spanyol saat ini, keuntungan mata uang digital sudah wajib dikenakan pajak, serupa dengan keuntungan perdagangan dan investasi lainnya. Langkah-langkah baru ini dirancang untuk mengidentifikasi wajib pajak yang gagal memenuhi kewajiban saat ini, yang diharapkan pemerintah akan meningkatkan penerimaan pajak dari spekulan dan trader mata uang digital.Pukul 14.11 WIB, bitcoin turun 0,32% di $11,387.8 menurut data Investing.com